
"Agama Tuhan adalah untuk cinta dan kesatuan, janganlah menjadikannya sebagai sebab permusuhan dan perselisihan..."Bahá’u’lláh
Agama Bahá'i
Sepanjang sejarah, Tuhan telah mengungkapkan diri-Nya kepada manusia melalui serangkaian Utusan Ilahi, yang ajaran-Nya membimbing dan mendidik kita dan memberikan dasar bagi kemajuan masyarakat seluruh umat manusia. Utusan-utusan ini kita kenal seperti Buddha, Ibrahim, Krishna, Muhammad, Musa, Yesus, Zoroaster dan banyak yang lainnya. Agama mereka berasal dari satu Sumber yang sama dan pada hakikatnya merupakan bab-bab yang berurutan dari satu agama dari Tuhan.
Bahá'u'lláh, salah satu dari utusan tersebut, yang muncul di pertengahan abad 19 membawa ajaran-ajaran spiritual dan sosial baru untuk zaman kita. Pesan penting-Nya adalah persatuan. Dia mengajarkan bahwa Tuhan adalah satu, keluarga umat manusia adalah satu, dan agama pada hakikatnya adalah satu.
Bahá'u'lláh berkata bahwa manusia adalah "buah-buah dari satu pohon dan daun dari satu dahan" dan bahwa bumi hanyalah satu kesatuan tunggal dan semua umat manusia adalah warganya," dan bahwa, sebagaimana diramalkan dalam semua kitab suci di masa lalu, sekarang adalah saatnya bagi umat manusia untuk hidup dalam kesatuan. Saat ini manusia mampu melihat dunia sebagai satu planet dimana semua manusia sebagai satu keluarga.
Diperkenalkan lebih dari satu setengah abad yang lalu, Agama Bahá'í telah menyebar ke seluruh dunia. Anggota Agama Bahá'í tinggal di lebih dari 100.000 lokalitas dan berasal hampir dari setiap negara, kelompok etnis, suku, budaya, profesi, dan latar belakang sosial atau ekonomi.